Mutiara Yang Hilang Setelah Rasulullah Wafat

aynora nur | 07 August, 2015,4:43 PM |
Advertisement
Sewaktu baginda Rasulullah s.a.w. gering, terlontar satu soalan kepada Jibril a.s.

"Wahai Jibril a.s., adakah kau akan turun ke bumi setelah aku tiada?"

Maka jawab Jibril a.s. "Masih lagi Ya Rasulullah...aku turun ke bumi untuk mengambil 10 Mutiara hidup peninggalan mu.."

Lalu Baginda s.a.w. bertanya kembali;

“Mutiara apakah yang kau akan ambil?"

Rasa-rasanya mutiara apakah yang akan Malaikat Jibril a.s ambil daripada muka bumi ini selepas Nabi Muhammad saw wafat? Adakah mutiara dari dalam lautan? Apakah itu yang dinamakan bahan galian dan kekayaan sumber bumi yang akan dihapuskan? Sebenar-benar mutiara yang dimaksudkan dalam perbualan antara Rasulullah dan Jibril a.s adalah merupakan mutiara keberkatan, iman, kasih sayang, sifat malu dan lain-lain lagi yang boleh di baca seterusnya seperti yang saya kongsikan di bawah.

Mutiara Yang Hilang Setelah Rasulullah Wafat


Jibril Turun Ke Bumi Untuk Mengambil 10 Mutiara Hidup Peninggalan Rasulullah


Jibril a.s. menjawab:

1. Mutiara Pertama yang akan ku ambil dari muka bumi ini adalah barakah.

2. Mutiara Kedua yang akan ku ambil dari bumi adalah rasa cinta dari hati manusia.

3. Mutiara Ketiga yang akan ku ambil dari bumi ini adalah rasa kasih sayang diantara keluarga.
[yakni rasa kasih sayang antara keluarga semakin menipis.]

4. Mutiara ke Empat yang akan diambil oleh Jibril dari bumi ini adalah keadilan di hati pemimpin.

5. Mutiara Kelima yang akan ku ambil dari bumi ini adalah rasa malu dari wanita-wanita.

6. Mutiara Ke Enam yang akan ku ambil dari bumi adalah rasa sabar orang-orang fakir.

7. Mutiara Ketujuh yang akan ku ambil dari bumi adalah yakni warak dan zuhud dari para ulama.
(Warak adalah cukup berhati-hati menjaga diri dari yang syuhbat dan yang haram, sedangkan zuhud itu tidak mementingkan harta-dunia, kedua-duanya merupakan ciri seorang ulama. Jika warak dan zuhud telah hilang dari ulama maka nilai jati dirinya terjejas.)

8. Mutiara Kelapan yang akan ku ambil dari bumi adalah dermawannya orang kaya.

9. Mutiara Kesembilan yang akan ku ambil dari bumi adalah mengangkat al-Qur’an, yakni menghilangkan ruh al-Qur’an itu sendiri sebagai panduan dalam kehidupan.

10. Dan yang terakhir, mutiara yang akan ku ambil dari bumi adalah iman. Ini adalah mutiara paling berharga diantara sembilan mutiara lainnya.

Iman adalah mutiara paling bernilai yang tidak dapat diwarisi daripada ayah atau ibu bapa yang beriman. Iman hadir dalam diri seseorang setelah mendapat ilmu, taufik dan hidayah dari Allah.

JADILAH PEKERJA ALLAH...bekerja untuk agamaNya. Dalam perjalanan melaksanakan pekerjaan di jalanNya, pasti ada ujian yang didatangkan kepada kita. Semakin Allah sayang, semakin banyak dan hebat ujian yang diturunkan. Bersyukurlah kerana menjadi hambaNya yang terpilih.

Wallahu A'alam...
Tag : Tazkirah
Aynora Nur adalah seorang penulis blog separuh masa, terlibat dalam bidang hartanah dan perkhidmatan – di Johor, Malaysia. Lulusan MBA. Aktif berblog sejak tahun 2010. Hubungi saya untuk Promosi produk dan servis • Entry kekal di blog • • Pakej mengikut bajet • Daily PV : 35,000 - 45,000 • Monthly PV : 1.1juta - 1.5juta. Info lanjut di about me ...
 
loading...
0 Komen untuk "Mutiara Yang Hilang Setelah Rasulullah Wafat"
DISCLAIMER: All content provided on this "Aynorablogs.Com – Inspirasi Wanita" blog is for informational purposes only. The owner of this blog makes no representations as to the accuracy or completeness of any information on this site or found by following any link on this site. The owner of Aynorablogs.Com – Inspirasi Wanita will not be liable for any errors or omissions in this information nor for the availability of this information. The owner will not be liable for any losses, injuries, or damages from the display or use of this information. This terms and conditions is subject to change at anytime with or without notice.

Boleh komen jika mahu, boleh LIKE jika suka. TERIMAKASIH.

Kisah 25 Filsuf Barat (MATLUTHFI)!! Harga cuma RM22.50 (Asal RM25.00)!

Buat Duit Blog
Back To Top